8 Alasan Mengapa Sekali Seumur Hidup Kamu Wajib Traveling Sendirian

Seorang traveler memutuskan untuk pergi liburan rame-rame tentu punya tujuan tertentu. Selain meminimalisir biaya dengan cara sharing cost, mereka jadi lebih pede menjelajahi kota yang baru mereka kenal. Namun setidaknya sekali seumur hidup, seorang traveler ada baiknya mencoba melakukan perjalanan solo dengan berbagai alasan.

Solo traveling tidak selalu membosankan. Banyak hal-hal menarik yang bisa kamu dapatkan dengan melakukan perjalanan sendiri. Kamu akan terlatih untuk keluar dari zona nyaman, tertantang untuk menjadi yang lebih mandiri hingga melatih kemampuan sosialmu. Solo traveling punya potensi besar untuk merubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Berikut alasan mengapa kamu harus melakukan solo traveling.

1. Solo Traveling Memotivasi Seseorang Menjadi Pribadi Pemberani

Jika selama ini kamu ngetrip bareng teman-teman dan mendapatkan semua kemudahan sebab segala masalah bisa dipecahkan bersama-sama maka saatnya kamu mencoba untuk pergi sendirian. Di sini kemampuan survive mu akan diuji. Dengan melakukan solo traveling, seorang traveler dituntut menyelesaikan semua permasalahan dengan mengandalkan dirinya sendiri.

58-solo-traveling

Solo Traveling Memotivasi Seseorang Menjadi Pribadi Pemberani [image source]

Saat itu mereka akan menyadari bahwa ternyata mereka mampu melakukan hal-hal yang selama ini mereka anggap di luar kemampuan mereka. Mereka juga menyadari akan ada banyak keseruan yang didapatkan dengan pergi sendirian. Seperti misalnya saat berhasil membuat navigasi di daerah yang masih asing, rasa bangga dan percaya diri akan menyelimuti diri traveler itu. Hal-hal positif seperti ini yang kemudian akan memberi dorongan motivasi dan inspirasi di kehidupan sehari-hari sehingga mereka akan jauh lebih bersemangat dan percaya diri menjalani kehidupan.

2. Melatih Traveler Untuk Keluar Dari Zona Nyaman

Ngetrip rame-rame memiliki andil dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan juga meningkatkan nilai-nilai kebersamaan. Lebih jauh seorang traveler membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan hidup, untuk itu di sinilah peran solo traveling untuk menumbuhkannya.

Melatih Traveler Untuk Keluar Dari Zona Nyaman [image source]
Melatih Traveler Untuk Keluar Dari Zona Nyaman [image source]

Bepergian ke tempat yang asing akan menghadapkan seorang traveler pada hal-hal baru yang belum pernah mereka alami. Dari situ traveler diuji untuk bertahan di lingkungan yang ada di luar zona nyaman mereka. Suasana baru, lingkungan baru dan pola hidup yang baru seakan menjadi mesin seleksi alam yang ampuh untuk menekan seseorang untuk beradaptasi bukan hanya untuk bertahan hidup namun juga bagaimana cara mengembangkan diri di luar zona nyaman tersebut.

3. Belajar Membuat Keputusan

Coba kamu ingat-ingat kembali saat kamu melakukan perjalanan secara berkelompok. Ide untuk menentukan tujuan wisata, pilihan transportasi hingga tempat menginap biasanya berasal dari satu atau beberapa orang saja sedangkan yang lainnya hanya ikut begitu saja. Nah, melakukan perjalanan solo akan mendorong traveler belajar membuat keputusan untuk diri mereka sendiri.

65-memutuskan-berbagai-hal

Belajar Membuat Keputusan [image source]

Perjalanan solo secara otomatis akan membuat traveler sepenuhnya mengandalkan diri mereka sendiri mulai dari itinerary yang akan dikunjungi, angkutan apa yang mau dipakai, tempat makan hingga penginapan yang ingin digunakan. Dari sana kamu akan mengetahui potensi diri sendiri dan sadar bahwa ternyata kamu juga mampu untuk membuat pilihan yang tepat tanpa bantuan dari orang lain. Sifat ini yang kemudian akan selalu terbawa dalam kehidupan sehari-harimu, mempercayai naluri sendiri akan banyak membantu dalam menjalani aktivitas kehidupan.

4. Menjadi Rileks dan Mengembangkan Kreatifitas

Jalan-jalan seorang diri memberi banyak waktu bagimu untuk lebih memanjakan diri. Bayangkan saja kamu tidak perlu lagi terikat dengan orang lain. Semua rencana perjalanan bisa leluasa kamu buat sesuai dengan moodmu, kamu tidak perlu berdebat dengan teman kapan harus bangun tidur, sarapan dan berangkat menuju ke destinasi wisata yang diinginkan. Apa yang kemudian kamu dapatkan? Kamu akan punya banyak waktu untuk merelaksasi tubuh dan pikiranmu.
60-relaks
Menjadi Rileks dan Mengembangkan Kreatifitas, via instagram

Menghabiskan liburan sendirian memberimu banyak waktu untuk mengembangkan pikiranmu. Dengan pikiran yang lebih terbuka, imajinasi pun akan maki berkembang. Ini menjadi modal dasar untuk menumbuh kembangkan antusiasme dan gairah untuk menjalani kehidupan setelah pulang dari perjalanan.

5. Menemukan Hal-Hal baru

Perjalanan solo akan menuntun traveler menemukan hal-hal yang baru. Pertama mereka punya cukup waktu sendiri untuk melakukan refleksi dan lebih mengenal diri sendiri. Lambat laut kamu akan mengerti apa passion hidupmu yang sesungguhnya. Dari sana kamu akan dituntun untuk menemukan tujuan dan prioritas dalam hidup.

61-hal-baru

Menemukan Hal-Hal baru, via instagram

Berada jauh dari orang-orang yang kamu kenal secara nyata juga akan menyingkirkan setiap tindakan yang biasanya kamu lakukan hanya demi untuk menyenangkan orang lain. Hal-hal baru akan muncul di benakmu yang akan menyadarkanmu tentang apa-apa saja yang benar-benar penting bagi kehidupanmu sendiri.

6. Menemukan Teman Baru

Melakukan solo traveling memberimu peluang yang sangat besar untuk berkenalan dengan orang baru. Sebab kamu tidak lagi terpaku untuk bercakap-cakap dengan orang yang kamu kenal. Naluri sosialmu akan terus mendorong untuk berkomunikasi dengan orang baru baik disengaja maupun tidak.

63-bertemu-teman-baru

Menemukan Teman Baru, via instagram

Mungkin kamu tidak akan menyadarinya begitu saja jika dengan berkomunikasi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda akan membuka pikiranmu, memperluas pandanganmu terhadap dunia, dan yang paling penting dari sana kamu akan menemukan sebuah inspirasi. Teman-teman baru ini bisa saja kamu temukan selama perjalanan berupa sesama traveler solo atau di destinasi tujuan yaitu para warga lokal.

7. Bebas Melakukan Apapun

Bebas, itulah yang kamu dapatkan dengan melakukan perjalanan solo. Tidak ada aturan yang mengikatmu pun demikian tidak ada teman yang kamu jaga perasaannya. Semua kegiatan yang dilakukan murni bersumber dari idemu sendiri karena dalam perjalanan itu hanya ada kamu.

62-melakukan-apapun-yang-diininkan

Bebas Melakukan Apapun, via instagram

Kamu bebas memutuskan perjalananmu sesuai jadwal atau go show. Di lain sisi, kamu tidak perlu lagi berdebat mengenai tempat-tempat mana saja yang dikunjungi dan tidak perlu dikunjungi hingga tidak perlu khawatir lagi tentang durasi selama di destinasi wisata. Liburan itu milikmu dan bagaimana caramu menikmatinya itu terserah kamu juga.

8. Lebih Peduli Dengan Sesama

Traveling solo ke tempat baru akan membuka matamu lebih lebar mengenai dunia ini. Kamu tidak lagi berkonsentrasi dengan teman-temanmu, kamu akan melihat dunia lebih terbuka hingga hal-hal kecil tak luput dari pandanganmu. Hal yang paling sering didapatkan solo traveler adalah mengenai kesenjangan kehidupan di kota-kota lain baik dalam maupun luar negeri.

64-peduli

Lebih Peduli Dengan Sesama, via instagram

Hal ini secara perlahan akan meningkatkan rasa simpati dan naluri untuk lebih menyayangi pada sesama. Kamu tidak akan merasa lagi menjadi orang yang paling miskin atau tidak dianggap oleh orang lain. Masih banyak kehidupan yang berada di bawahmu di luar sana. Bahkan kehidupan yang tidak kamu inginkan itu sebenarnya banyak diinginkan orang lain yang tidak beruntung di luar sana.

Itulah beberapa alasan yang harus kamu ketahui mengapa solo traveling perlu kamu coba lakukan. Pun demikian selama bepergian sendiri perhatikan pula dengan keselamatan. Caranya dengan mempelajari kota tujuan, pilihlah kota yang aman untuk solo traveling. Menjelajahi kota pada siang hari, melakukan booking penginapan terlebih dahulu, beritahu orang rumah kemana kamu pergi dan ikuti terus informasi mengenai ramalan cuaca di kota tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *