5 Singapore Street Food yang Bikin Penggemar Wisata Kuliner Puas

Singapura memang termasuk salah satu negara terkecil di dunia. Tapi semua itu terbayarkan dengan ragam kuliner yang tersedia di sini. Sebagai negara multikultur, kamu akan menemukan banyak menu campuran yang lezat dengan bumbu terbaik di Asia.

Ada banyak sekali menu lezat yang bisa kamu temukan di Singapura. Tapi, berikut ini beberapa streetfood yang nggak boleh sampai kamu lewatkan saat berkunjung ke negara kecil tersebut.

1. Sambal ikan pari

Menu ini dikenal dengan nama Ikan Bakar dan merupakan salah satu menu unik yang ada di Singapura. Kalau di Indonesia ikan pari biasanya dimasak dengan cara digoreng atau diberi kuah santan, Singapura punya cara yang berbeda untuk mengolahnya.

Ikan Pari Bakar [Via instagram account: jo_annelim]
Ikan Pari Bakar [Via instagram account: jo_annelim]
Ikan ini dioles dengan saos sambal, belacan (terasi udang), bawang merah, dan bumbu-bumbu lainnya. Selanjutnya, ikan yang sudah diberi bumbu dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Ketika dimakan, ikan ini akan terasa gurih dan garing di bagian luar, dan lembut di bagian dalamnya.

2. Mud Crab

Ada dua cara memasak kepiting yang terkenal di Singapura, yaitu manis dengan saos tomat dan cabai, serta cara lainnya adalah dengan saos lada hitam. Bumbu dengan saos cabai sebenarnya sudah ada sejak lebih lama yaitu tahun 1956. Kemudian versi lada hitam baru ada sejak tahun 1959.

Mud crab [Via instagram account: yukinaas]
Mud crab [Via instagram account: yukinaas]
Keduanya lezat dan benar-benar bikin ngiler. Kepiting yang dimasak dengan baik melewati dua proses. Pertama, direbus kemudian baru digoreng agar dagingnya tidak lengket ke cangkang. Sekarang ini juga sudah makin banyak cara memasak sajin ini yang membuat menu ini makin lezat dan bikin ngiler.

3. Oh-Luak dan Chai Tao Kway

Dua menu ini beda, tapi menggunakan bahan yang sama, yaitu telur. Oh-luak adalah omelet kerang, dibuat dari telur yang digoreng dan tepung kentang ditambah pula dengan kerang. Menu ini asalnya dari Taiwan, tapi versi Singapuranya biasanya dicampur dengan cuka cabe.

Oh Luak [Via instagram account: mchow787]
Oh Luak [Via instagram account: mchow787]
Chai Tao Kway juga sering salah dikira sebagai kue wortel. Menu ini terdiri dari telur goreng dengan lobak cincang, dan bumbu-bumbu. Karena sekilas lobak mirip dengan wortel dan disajikan saat sarapan, maka banyak orang menyebutnya sebagai kue wortel.

4. Laksa

Laksa adalah menu campuran dari elemen Tiongkok dan Malaysia atau yang sering dikenal dengan budaya peranakan. Ada 2 tipe laksa yaitu kare laksa dan assam laksa. Di Singapura kare laksa lebih banyak ditemukan sementara assam laksa lebih banyak ditemukan di daerah Malaysia seperti Penang Laksa.

Laksa [Via instagram account: dietitianchong]
Laksa [Via instagram account: dietitianchong]
Laksa kare Singapura menggunakan bihun, santan, tau pok, potongan ikan, udang dan kerang. Variasi unik lainnya yaitu Katong Laksa dengan mi yang dipotong pendek-pendek sehingga bisa langsung dimakan dengan menggunakan sendok.

5. Tau Huay

Tau Huay adalah makanan penutup Tiongkok yang dibuat menggunakan kembang tahu yang diberi sirup gula agar terasa manis. Versi tradisionalnya biasanya sangat lembut, sedikit kasar dan direndam sirup. Menu ini bisa dimakan panas atau dingin, dan kadang dengan Tang Yuan, semacam agar-agar cincau atau juga dengan susu kedelai.

Tau Huay [Via instagram account: singaporeactually]
Tau Huay [Via instagram account: singaporeactually]
Sekarang ini, versi Tau Huay yang lebih mirip jeli atau gelatin sudah lebih banyak dijual. Versi yang ini terasa lebih lembut dan punya banyak rasa mulai dari manga, melon, atau wijen.

Hmm…. Semakin lapar rasanya melihat menu-menu lezat tersebut. Jadi kalau kamu liburan ke Singapura, jangan lupa untuk menikmati menu-menu lezatnya terlebih dulu ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *