Deretan Desa Tradisional di Indonesia yang Bakal Bikin Kamu Terpana

Berkunjung ke desa tradisional bisa jadi salah satu liburan unik yang patut kamu coba. Dengan mengunjungi desa atau kampung yang masih alami dan mempertahankan tradisi mereka, kamu jadi lebih bisa memahami kesederhanaan dan kearifan lokal.

Nah, bukan cuma alamnya saja yang bakal membuatmu kagum dengan desa-desa unik ini. Tapi cara hidup mereka yang begitu dekat dengan alam akan membuatmu terpesona dengan deretan desa berikut ini.

1. Wae Rebo

Wae Rebo adalah sebuah desa unik yang tersembunyi di pegunungan Pocoroko, Nusa Tenggara Timur. Di desa ini terdapat 7 buah rumah utama berbentuk kerucut dengan ketinggian 12-15 meter yang disebut dengan Mbaru Niang. Masing-masing rumah ini ditinggali 6 sampai 8 keluarga selama 19 generasi.

Desa Wae Rebo [via instagram account: funadventure_]
Desa Wae Rebo [via instagram account: funadventure_]
Desa Wae Rebo terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Berada di dataran yang cukup tinggi, kawasan ini sering diselimuti kabut tipis sehingga pantas rasanya disebut sebagai kampung di atas awan. Memang akan butuh perjuangan untuk bisa mencapai desa ini, tapi sesampainya di Wae Rebo, kamu akan dibuat takjub dengan pemandangan indah pegunungan hijau yang berpadu dengan birunya langit, serta rumah-rumah kerucut Mbaru Niang.

2. Desa Bayan

Desa Bayan terletak di kaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Desa seluas 2.600 hektare ini ditinggali oleh suku Sasak, penduduk asli Lombok. Mereka hidup dengan memegang teguh adat istiadat yang telah diwariskan secara turun temurun oleh leluhur mereka. Masyarakat suku Sasak juga terkenal sangat arif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan alam sekitarnya.

Masjid di Desa Bayan [via instagram account: yudharahina]
Masjid di Desa Bayan [via instagram account: yudharahina]
Desa ini bisa ditemui saat kamu mendaki menuju Danau Segara Anak. Karena lokasinya yang berada di daerah pegunungan, kamu akan merasakan udara yang sejuk dan segar di wilayah ini. Berkunjung ke tempat ini, kamu akan dibuat kagum dengan keindahan alamnya. Di desa ini pula terdapat sumber mata air Mandala yang terkenal akan kejernihannya dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Bayan.

3. Kampung Naga

Kampung Naga terletak di desa Neglasari, Tasikmalaya. Kampung ini dihuni oleh sekelompok masyarakat yang masih begitu erat memegang tradisi dan adat istiadat mereka, adat Sunda. Bahkan, di tempat ini kamu nggak akan diperbolehkan menggunakan alat-alat elektronik atau gadget lainnya. Tapi justru karena itulah kamu nggak akan terganggu dengan suara berisik alat elektronik dan bisa menikmati suara alam yang sesungguhnya.

Kampung Naga [via instagram account: realsigitprabowo]
Kampung Naga [via instagram account: realsigitprabowo]
Kampung ini terletak di lembah yang sangat subur dan berbatasan dengan hutan keramat. Di dalam hutan itulah leluhur masyarakat Kampung Naga disemayamkan. Di sini kamu akan disambut dengan pemandangan indah lembah yang hijau dengan ratusan pepohonan tinggi serta suara gemericik air dari kejauhan. Benar-benar suara alam yang menyegarkan jiwa!

4. Desa Sade

Di kawasan Lombok Tengah, ada sebuah desa tradisional yang unik yaitu Desa Sade. Desa ini dikenal masih mempertahankan tradisi adat suku Sasak yang dipegangnya. Desa Sade memang sudah tersentuh modernitas seperti listrik yang memang sudah masuk desa. Namun, masyarakat desa ini masih menyuguhkan suasana perkampungan yang asli Lombok.

Bangunan di Desa Sade [via instagram account: sandhy_selaras]
Bangunan di Desa Sade [via instagram account: sandhy_selaras]
Bangunan rumah di desa ini masih dibangun dengan cara dan bahan-bahan yang masih tradisional. Bahan yang digunakan berasal dari ijuk untuk atap, bambu sebagai kuda-kuda rumah dan anyaman bambu untuk dindingnya, serta beralaskan tanah. Uniknya lagi, masyarakat di desa ini mengepel lantai menggunakan kotoran kerbau. Mereka percaya bahwa dengan campuran kotoran kerbau, rumah akan lebih hangat dan bebas nyamuk!

5. Kampung Bena

Jika berkunjung ke Pulau Flores, jangan lupa untuk mampir ke Kampung Bena. Karena di sini, kamu akan menemukan desa dengan suasana mengagumkan seperti berada di masa lalu. Bagaimana tidak, kehidupan kampungnya masih bertahan seperti pada zaman batu 1.200 tahun lalu dan nggak banyak berubah.

Kampung Bena [via instagram account: dunce18]
Kampung Bena [via instagram account: dunce18]
Di kampung ini, kamu akan menemukan sisa jejak budaya megalitikum yang mengagumkan. Selain itu, kamu juga akan mendapati senyum ramah masyarakat kampung Bena yang masih akrab dengan kegiatan mengunyah sirih pinang. Kehidupannya yang masih alami dengan tradisi kuno yang masih terlihat jelas inilah yang membuat kampung ini begitu dikagumi.

Itulah tadi sebagian dari banyak deretan desa-desa tradisional yang ada di negara kita. Kehidupan mereka yang masih mempertahankan tradisi dan budaya serta cara hidupnya yang masih dekat dengan alam tentu sangatlah mengagumkan. Rasanya, kita juga bisa belajar tentang kesederhanaan dari masyarakat-masyarakat yang unik ini.

Dijamin kamu akan dibuat kagum oleh cara hidup dan alam tempat tinggal mereka yang begitu indah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *