7 Etika yang Harus Kamu Ingat Saat Berkunjung ke Museum

Berkunjung ke museum itu bukan cuma sekadar berkeliling dan melihat-lihat. Kadang melihat keindahan atau hal-hal mengagumkan yang ada di museum bisa membuatmu sedikit lupa diri dan melupakan etika. Jangan salah, berkunjung ke museum juga ada tata krama dan etikanya sendiri.

Berbagai macam museum punya peraturan yang berfungsi agar karya-karya yang ada di sana bisa tersimpan dengan baik untuk waktu yang lama. Jadi, lain kali saat berkunjung ke museum, pastikan kamu mengikuti beberapa etika penting berikut ini.

1. Tenang dan Jangan Berisik

Berisik di museum akan mengganggu pengalaman orang-orang di sekitarmu yang sedang berusaha menikmati dan mengamati karya yang dipajang di sana. Nggak ada yang lebih menyebalkan dari menemukan ketenangan di sebuah aula museum tapi harus terganggu tiba-tiba dengan suara berisik anak-anak yang berteriak atau segerombolan orang yang nggak berhenti ngobrol.

Museum yang tenang
Museum yang tenang

Galeri atau museum bukanlah tempat untuk bicara dengan suara yang keras seperti kalau kamu bicara di luar ruangan. Jadi kalau memang harus bicara, pelankan suaramu atau lebih baik berbincang-bincanglah di kafe atau lobby museum.

2. Jangan Menghalangi Karya Seni

Tentu saja kamu bisa berjalan di hadapan karya seni untuk menyaksikan dan mengaguminya. Tapi juga jangan terlalu dekat sehingga menghalang-halangi orang lain yang ingin melihat karya seni itu tersebut. Mundurlah beberapa langkah agar semua orang bisa melihatnya.

Fosil di Museum
Fosil di Museum

Bukan cuma itu saja, usahakan untuk nggak berjalan di depan seseorang yang sedang melihat karya seni tersebut hanya karena kamu ingin melihat dengan lebih baik. Mengganggu orang lain yang sedang mengamati karya seni bukanlah hal yang sopan dan baik untuk dilakukan.

3. Jangan Menjawab Telepon

Mengangkat telepon nggak hanya mengganggu orang lain di sekitarmu, tapi juga mengganggu pengalamanmu juga. Jika memang ingin berkomunikasi, maka lewat pesan singkat bisa menjadi pilihan terbaik.

Fosil
Fosil

Beberapa museum di luar negeri bahkan nggak akan mengijinkan pengunjung mengangkat telepon di aula atau bahkan di koridor museum. Pengunjung harus pindah ke lobby jika memang harus mengangkat telepon tersebut.

4. Perhatikan Langkahmu

Saat sedang jalan dan berkeliling di museum, pastikan kamu memperhatikan dengan saksama lantai dan jalanan yang kamu lewati. Di lantai biasanya akan ada banyak garis penanda atau penghalang yang harus kamu waspadai. Karena artinya kamu nggak boleh sampai melewati garis tersebut.

Museum
Museum

Pastikan untuk selalu memperhatikan sekelilingmu agar nggak sampai menabrak atau menginjak sesuatu yang nggak seharusnya. Kamu tentu nggak mau kan merusak karya seni secara nggak sengaja karena teledor dan nggak melihat jalan?

5. Jangan Menyentuh Apapun

Poin yang ini seharusnya sudah dimengerti untuk semua orang, tapi sayang masih ada saja kejadian ketika pengunjung masih menyentuh karya seni yang dipamerkan hampir di setiap museum. Bahkan kalaupun sebuah artefak diletakkan di tempat terbuka dan tanpa peti kaca, bukan berarti kamu bisa menyentuh atau memegang-megang seenaknya saja.

Pameran di Museum
Pameran di Museum

Beberapa museum lain memang memberikan kesempatan agar kamu bisa berinteraksi dengan karya seni. Tapi tempat seperti itu pasti ada keterangannya, jadi pastikan kamu memeriksanya dulu sebelum menyentuh atau memegang-megang karya seni seenaknya.

6. Jangan Makan, Minum, Apalagi Merokok di Dalam Museum

Kecelakaan bisa saja terjadi nggak peduli seberapa berhati-hatinya kamu. Karena itulah umumnya pengunjung dilarang makan, minum atau merokok di dalam ruangan museum. Tujuannya agar kamu nggak sampai merusak karya seni secara nggak sengaja.

Museum gaun
Museum gaun

Kebanyakan museum juga sudah menyediakan kafe dan restoran lezat. Jadi kalau lapar, langsung saja menuju tempat khusus tersebut yang sudah disediakan. Jangan berkeliling museum sambil membawa-bawa makanan tersebut.

7. Jangan Memotret Menggunakan Flash

Jika kamu mengambil gambar di museum yang memang diperbolehkan untuk memotret, pastikan flash dalam kondisi mati. Flash pada kamera bisa saja merusak materi yang digunakan untuk menciptakan artefak atau karya seni.

Galeri
Galeri

Museum yang menyimpan artefak atau karya seni antik biasanya akan mengumumkan peraturan ini terlebih dulu. Hal ini karena beberapa barang antik terkadang memang sangat sensitif sehingga memang harus diperlakukan dengan sangat hati-hati.

Museum memang bukan hanya sekadar tempat untuk melihat-lihat sambil lalu lalang begitu saja. Etika yang berlaku di dalam museum juga perlu diperhatikan agar nggak sampai terjadi masalah seperti rusaknya karya seni atau mengganggu orang lain yang ada di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *