Get Lost in Lumajang, 7 Destinasinya Bikin Kamu Ogah Pulang!

Selama ini traveler tahu Lumajang sebatas salah satu kabupaten di Jawa Timur dimana Gunung Semeru juga masuk di dalam wilayahnya. Kabupaten berjuluk Kota Pisang ini memang dianugerahi bentang alam yang luar biasa mempesona. Meski sektor pariwisata belum tergarap sempurna namun hal tersebut malah memberikan kesempatan emas bagi kamu untuk menjadi yang pertama mencumbui eloknya ini kota.

Lumajang, destinasi sempurna bagi para petualang. Hal ini dapat dilihat dari tempat-tempat wisata yang disuguhkan yang mayoritas berupa wisata alam. Mulai dari mendaki ke Puncak Mahameru hingga menjelajahi hutan dan bertemu air terjun eksotis. Indonesia Flight mengajak kamu untuk get lost in Lumajang di tujuh destinasinya yang membuatmu ogah pulang. Berikut itinerary selengkapnya.

1. Mengagumi Keindahan Gunung Semeru yang Tidak Pernah Lekang Oleh Waktu

Gunung Semeru menjadi salah satu impian para pendaki karena memiliki pemandangan yang mempesona terutama di sekitar Ranu Kumbolo. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini juga dipercaya sebagai paku bumi yang menjamin pulau ini tidak terombang-ambing di lautan luas. Dari Lumajang, pendaki bisa melalui rute Senduro sedangkan rute lain bisa diambil dari Malang via jalur Bromo.

Mengagumi Keindahan Gunung Semeru yang Tidak Pernah Lekang Oleh Waktu [via Instagram]
Mengagumi Keindahan Gunung Semeru yang Tidak Pernah Lekang Oleh Waktu [via Instagram]

Gunung Semeru berdiri kokoh hingga ketinggian 3676 mdpl dengan puncaknya yang dikenal sebagai Puncak Mahameru. Akan sangat puas dan bangga jika kamu bisa mendaki hingga ke puncaknya melihat lautan awan seperti hamparan kapas putih. Pendakian menuju ke Puncak Mahameru membutuhkan waktu paling tidak 3-7 hari termasuk kemping di base camp Kalimati dan Ranu Kumbolo sebelum melanjutkan trekking selam kurang lebih 4 jam menuju puncak yang umumnya dilakukan pada dini hari. Tapi pemandangan yang kamu dapatkan di puncak sebanding dengan usaha keras yang kamu lakukan.

2. Menggapai Puncak Lamongan, Latihan Trekking Seru Sebelum Mendaki Semeru

Bagi pendaki pemula yang masih ragu dengan stamina apakah kuat mendaki Gunung Semeru ada baiknya menjajal kemampuan fisik ke Gunung Lamongan. Gunung ini berada di Desa Papringan, Klakah, Lumajang bagian utara. Tingginya hanya 1651 mdpl namun banyak petualang yang mengatakan bahwa ini adalah miniatur dari Gunung Semeru.

Menggapai Puncak Lamongan, Latihan Trekking Seru Sebelum Mendaki Semeru [via Instagram]
Menggapai Puncak Lamongan, Latihan Trekking Seru Sebelum Mendaki Semeru [via Instagram]

Gunung Lamongan memiliki 5 puncak dan 3 danau alami yang bernama Ranu Pakis, Klakah dan Bedali. Ketiga danau ini dikenal dengan triangle lake karena jika dihubungkan dengan sebuah garis ketiga danau tersebut akan membentuk segitiga. Dahulu Gunung Lamongan terkenal sangat aktif dan baru memasuki masa tidur pada akhir abad ke-20. Puncak Lamongan atau Lemongan ini meski tidak terlalu tinggi namun berada di puncaknya sudah akan membawamu seperti berada di negeri awan.

3. Mendaki Puncak B29 Serasa Singgah di Kerajaan Atas Awan

Menjadi bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Puncak B29 merupakan sebuah bukit di ketinggian 2.900 mdpl di desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dari puncaknya kamu bisa melihat Gunung Bromo. Untuk menuju ke sana traveler disarankan membawa kendaraan pribadi karena tidak ada angkutan umum yang mengambil trayek rute ke sana. Ditambah hindari menggunakan motor matik karena riskan dengan jalur terjal dan menanjak yang akan dilalui.

32-b29

Mendaki Puncak B29 Serasa Singgah di Kerajaan Atas Awan, foto via Instagram

Dari puncak B29 kamu bisa melihat area persawahan penduduk sekitar. Paling asyik melakukan kemping di puncaknya karena pada pagi hari kawasan lembah akan ditutupi oleh awan putih yang membuatmu berada di kerajaan atas awan. Awan tersebut akan menghilang seiring dengan terbitnya matahari. Sunrise maupun sunset di puncak B29 sangat sempurna layak untuk kamu perjuangkan.

4. Menyambangi Antrukan Jagung yang Masih Terselubung

Antrukan adalah bahasa setempat untuk menyebutkan istilah air terjun. Di Lumajang tepatnya di desa Senduro tersembunyi satu air terjun cantik bernama Antrukan Jagung. Melihat foto-foto yang beredar di Instagram pasti membuat kamu langsung kepincut ingin datang langsung ke lokasi. Tapi kecantikannya perlu kamu perjuangkan dengan melintasi trek terjal dan menembus hutan.
33-antrukan-jagung
Menyambangi Antrukan Jagung yang Masih Terselubung, foto via Instagram

Tidak salah jika Lumajang memang spot favorit bagi petualang karena hampir semua destinasi alam yang ada di sana memerlukan trekking untuk menggapainya. Jalan yang rusak plus belum adanya papan petunjuk arah menjadi tantangan untuk menemukan lokasi air terjun ini. Yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan GPS alami alias sering-sering tanya ke warga sekitar jika tidak mau tersesat.

5. Eksotisme Coban Sewu Sudah Tak Sabar Kamu Cumbu

Coban Sewu berbeda dengan Grojogan Sewu, air terjun ini terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Mungkin selama ini kamu sudah mengenal Grojogan Sewu yang berada di Tawangmangu ketimbang Coban Sewu di Lumajang. Terang saja karena air terjun ini masih terbilang pendatang baru tapi masalah keindahan boleh diadu.

34-coban-sewu

Eksotisme Coban Sewu Sudah Tak Sabar Kamu Cumbu, foto via Instagram

Coban Sewu dikenal memiliki nama lain sebagai Air Terjun Tumpak Sewu dan kini tengah naik daun. Awalnya warga memang menyembunyikan keberadaannya karena khawatir setelah terekspos maka akan menjadi rusak karena tidak terawat. Namun kini traveler bisa dengan leluasa menikmati keindahan air terjun setinggi puluhan meter ini disebut-sebut sebagai Niagaranya Lumajang.

6. Hutan Pinus Candipuro, Tempat Keren Untuk Latar Belakang Foto

Di Instagram tengah ngetren tuh foto dengan latar belakang hutan pinus. Jika kamu travelingnya ke Lumajang kamu juga bisa menemukan spot keren untuk foto seperti itu. Di sana ada beberapa hutan pinus yang bisa kamu singgahi salah satunya adalah Hutan Pinus Candipuro yang ada di kecamatan Candipuro.

35-candipuro

Hutan Pinus Candipuro, Tempat Keren Untuk Latar Belakang Foto, foto via Instagram

Belum banyak postingan mengenai spot satu ini sehingga informasi yang ada juga kurang memadai. Namun tempat yang masih jarang dikunjungi seperti inilah yang akan memberikan pengalaman tak terlupakan. Ambil kameramu, bergaya sesukamu dan jepret dengan angle terbaik. Jangan lupa untuk mengunggahnya di akun media sosial, buat teman-temanmu keki.

7. Mengunjungi Kebun Teh Guci Alit, Membuat Petualanganmu Makin Komplit

Tempat wisata di Lumajang sebagian besar berada di dataran tinggi dan salah satu yang wajib kamu singgahi adalah Kebun Teh Guci Alit. Kebun teh yang dikenal dengan sebutan Kebun Teh Kertowono ini berada 35 km dari pusat kota tepatnya di Desa Gucialit. Minimnya angkutan umum yang menuju ke sana membuat traveler musti membawa kendaraan pribadi.

Mengunjungi Kebun Teh Guci Alit, Membuat Petualanganmu Makin Komplit, foto via Instagram

Mengunjungi Kebun Teh Guci Alit, Membuat Petualanganmu Makin Komplit, foto via Instagram

Kebun Teh Guci Alit berada di bawah naungan PT. Perkebunan Nasional XII. Hamparan perkebunan teh yang hijau serta pabrik teh peninggalan Belanda menambah indah pemandangan di kawasan tersebut. Karena letaknya berada di pegunungan maka udara sejuk juga akan menjadi suguhan yang sangat menyegarkan.

Kemungkinan masih banyak lagi destinasi keren di Lumajang yang belum disebutkan Indonesia Flight. Kamu yang tinggal di kota ini bisa berbagi pada traveler lain mengenai tempat wisata keren di sana dengan mengisi kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *