Menjelajah Tembok Besar di Sumatera Barat Berasa Seperti Pergi ke China!

Bicara soal Great Wall alias Tembok Besar, kebanyakan orang akan langsung membayangkan bangunan bersejarah yang ada di China tersebut. Tapi, ternyata kamu sekarang nggak perlu jauh-jauh terbang ke negeri Tirai Bambu tersebut untuk melihat tembok besar China. Pasalnya, di Sumatera Barat sekarang juga ada bangunan yang serupa, lho!

Kalau dulu saat berlibur ke Bukittinggi kamu akan menemui benteng Fort de Kock, Jam Gadang, Panorama Ngarai Sianok dan juga Lobang Jepang, kini ada tempat wisata baru lagi yang nggak kalah unik. Di sini ada Great Wall of Koto Gadang atau disebut juga dengan Jenjang 1000.

Tembok raksasa ini dibangun melintasi Ngarai Sianok. Jadi kamu bisa menikmati panorama lembah raksasa yang begitu hijau dan mempesona. Mesti panjangnya hanya 1,5 kilometer, setidaknya di sini kamu juga bisa merasakan petualangan seru menjelajahi dinding Koto Gadang ditemani dengan pemandangan yang begitu menakjubkan.

Great Wall of Koto Gadang [via instagram account: zabin_margatsni]
Great Wall of Koto Gadang [via instagram account: zabin_margatsni]
Jangan takut kelelahan dan nggak bisa menyelesaikan rute perjalanannya. Pasalnya, Great Wall of Koto Gadang ini juga sudah dilengkapi dengan beberapa pos-pos untuk istirahat. 500 meter dari gerbang, ada sebuah pos yang sedikit menjorok ke kanan. Di sana kamu bisa menemukan pemandangan yang luar biasa indah. Mulai dari tebing-tebing tinggi, lembah hijau yang menghampar luas, dan sungai yang cantik.

Meski kamu harus berjalan sejauh 1,5 kilometer, pemandangan yang ditawarkan di sini terasa sepadan dengan setiap tetes keringat yang keluar. Apalagi udaranya yang sejuk dan segar akan membuat rasa lelahmu tidak lagi terasa.

Tangga Great Wall [via instagram account: zabin_margatsni]
Tangga Great Wall [via instagram account: zabin_margatsni]
Selain menantang staminamu untuk menyusuri anak tangga yang kabarnya berjumlah seribu buah ini, keberanianmu juga akan ditantang di sini. Pasalnya, kamu juga akan menemukan jembatan gantung yang hanya berkapasitas 10 orang saja. Jembatan ini bergantung di atas sebuah sungai yang terjal. Ketika kamu berjalan melewatinya, akan terasa sedikit goyangannya yang tentu akan memacu adrenalinmu.

Janjang 1000 Koto Gadang ini dulu anak tangganya terbuat dari bambu. Tujuan pembuatannya adalah untuk membuat jalan menyusuri tebing sampai ke bawah lembah atau Ngarai Sianok dan menuju Bukittinggi. Sekitar tahun 70an, banyak pelajar dari Koto Tuo, Guguak Randah dan Koto Gadang akan melewati jalanan ini untuk berangkat sekolah ke Bukittinggi. Jalur ini adalah akses bagi penduduk desa untuk bisa berkunjung ke desa lainnya.

Tangga di antara perbukitan [via instagram account: avis_islamy]
Tangga di antara perbukitan [via instagram account: avis_islamy]
Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kini sudah ada angkutan umum yang mengantarkan penduduk ke Bukittinggi. Maka jalan ini sudah mulai jarang dilewati oleh penduduk. Karena itulah di sini kemudian dibangun Great Wall yang bisa menjadi sarana untuk menikmati keindahan alam Bukittinggi.

Puas bermain di Great Wall, kamu juga bisa lanjut menikmati objek wisata lain yang terletak nggak jauh dari tempat ini. Ada Lubang Jepang, Benteng Fort de Kock, serta Jam Gadang. Jadi kalau kamu masih punya cukup energi untuk melanjutkan petualanganmu, langsung saja lanjut ke tempat-tempat cantik tersebut.

Jembatan gantung di Great Wall of Koto Gadang [via instagram account: widy03]
Jembatan gantung di Great Wall of Koto Gadang [via instagram account: widy03]
Nah, seru bukan Great Wall dari Sumatera Barat ini? Untuk ukurannya yang memang kecil jika dibandingkan dengan Great Wall di China, kamu tetap bisa merasakan sensasi menantang dari menjelajah lembah yang cantik dan indah.

Tapi ingat, jangan lupa siapkan staminamu dulu ya. Karena kamu tentu akan membutuhkannya untuk bisa menjelajahi keseluruhan rute dari Great Wall of Koto Gadang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *