Kisah Pohon yang Hidup Sebatang Kara di Bahrain

Gurun pasir adalah kawasan gersang dan tandus yang hampir tidak ada tanaman bisa tumbuh di sana. Jenis tanaman yang mampu bertahan di iklim gurun salah satunya adalah kaktus. Tapi ada pemandangan ajaib di gurun pasir Bahrain, pohon berdaun lebat tumbuh sebatang kara seakan-akan menyalahi kodrat.

Pohon ajaib yang tumbuh subur di tengah gurun pasir yang tandus tersebut dikenal dengan nama Shajarat al Hayat atau jika ditranslatekan berarti Pohon Kehidupan. Sesuai dengan namanya, pohon ini di luar nalar mampu bertahan di iklim gurun yang begitu kering. Lebih aneh lagi bahwa nyatanya pohon tersebut memiliki daun yang begitu lebat dan hijau.

Shajarat-al-Hayat, Bahrain [via Instagram @travelersatheart]
Shajarat-al-Hayat, Bahrain [via Instagram @travelersatheart]

Dilansir Indonesia Flight dari berbagai sumber, Pohon Kehidupan di Bahrain ini berasal dari jenis “mesquites” dan bernama latin “prosopis cineraria.” Jenis pohon ini mampu tumbuh hingga ketinggian 9,75 meter. Setelah dilakukan penelitian ternyata pohon di gurun pasir Bahrain tersebut telah berumur sekitar 400 tahun. Wow!

Jika menilik lebih jauh maka akan terlihat banyak keajaiban tentang pohon tersebut. Bayangkan ini adalah satu-satunya pohon yang tumbuh di gurun tersebut. Di sekelilingnya tidak ada pohon lain yang tumbuh. Padahal kawasan di gurun tersebut sangat kering dan tidak ada sumber air di dekatnya. Lantas bagaimana pohon yang hidup sebatang kara tersebut bisa bertahan sedemikian lamanya?

Pohon Kehidupan [via Instagram @jojoshaniqua]
Pohon Kehidupan [via Instagram @jojoshaniqua]

Rahasianya terletak pada kemampuan adaptasi jenis pohon itu. Pohon Mesquite memang dikenal punya akar yang kuat serta handal dalam beradaptasi dengan lingkungan kering seperti gurun. Pun demikian tetap saja suatu tanaman membutuhkan air untuk tumbuh. Sedangkan di kawasan gurun tersebut tidak ditemukan adanya sumber air.

Menurut penelitian pohon ajaib itu bisa tumbuh karena kawasan sekitar pohon memiliki kelembaban yang tinggi. Peneliti juga meyakini bahwa sumber air tanah di sana lebih tinggi ketimbang permukaan laut sehingga akar pohonnya bisa menjangkau sumber air tersebut.

Bagi sebagian yang lain mengaitkan fenomena ajaib ini dengan kisah-kisah mitologi. Seperti pohon yang dijaga oleh dewa air kuno dari Babilonia dan Sumeria yang bernama Enki. Atau mitos lain yang mengaitkannya dengan Taman Eden yang menjadi latar kisah nabi Adam, Siti Hawa dan Buah Khuldi.

Apapun cerita yang berusaha dikembangkan oleh warga sekitar serta penjelasan ilmiah oleh para peneliti namun tetap saja sebuah pohon hidup sendirian di tengah gurun adalah fenomena yang langka. Tak kurang dari 50 ribu traveler datang ke lokasi setiap tahun untuk mengabadikan penampakan ajaib tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *