Menikmati Pesona Pulau Lanjukang, Surga Tersembunyi di Ujung Makassar

Jika kamu memang sedang mencari tempat wisata cantik yang alami dengan pemandangan menakjubkan, cobalah berkunjung ke wilayah Timur Indonesia. Kawasan ini sedang naik daun berkat panoramanya yang begitu indah dan yang jelas bakal membuatmu tercengang saking takjubnya. Salah satu tempat yang nggak boleh luput dari perhatianmu adalah Sulawesi.

Sulawesi punya pulau eksotis yang sayang banget buat kamu lewatkan yaitu Lanjukang. Pulau ini adalah salah satu dari gugusan Kepulauan Spermonde dan masih merupakan wilayah kota Makassar. Pulau ini juga biasa disebut dengan beberapa nama lain seperti Lanyukan atau Laccukang.

Pulau Lanjukang membentang seluas 6 hektar dengan banyak pepohonan yang didominasi oleh pohon pinus, kelapa, dan pisang. Jadi bisa dibayangkan betapa sejuk dan nyamannya berbaring santai di bawah pepohonan ini di tepian pantai.

Pulau Lanjukang [via instagram account: andirahadi]
Pulau Lanjukang [via instagram account: andirahadi]
Selain deretan pepohonan yang teduh, kamu juga akan disambut dengan hamparan pasir pantai yang membentang luas dan panjang. Pasirnya berwarna putih bersih yang tampil cantik berpadu dengan air laut yang berwarna biru toska. Nggak heran jika Pulau Lanjukang disebut sebagai salah satu pulau dengan pantai paling indah di Kepulauan Spermonde yang merupakan primadona wisata Sulawesi.

Jika daratannya saja sudah membuatmu ternganga, tunggu sampai kamu melihat apa yang ada di bawah perairannya. Di bawah lautnya, kamu akan menemukan rangkaian terumbu karang yang hidup di sini dengan beragam biota laut yang berenang-renang di sekitarnya. Hamparan terumbu karang di wilayah ini masih perawan, jadi tempat ini sangat cocok untuk kamu yang hobi berenang atau snorkeling.

Garis Pantai Pulau Lanjukang [via instagram account: visit_sulsel]
Garis Pantai Pulau Lanjukang [via instagram account: visit_sulsel]
Selain menikmati keindahan pantai dan lautnya, kamu juga bisa berkunjung ke perkampungan kecil yang ada di sini. Pulau ini hanya ditinggali oleh 15 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 50 orang saja. Kamu akan menemukan keramahan dari penduduk lokal yang nggak akan segan untuk mengajakmu mengobrol, berbagi cerita, atau makan bersama.

Lokasinya memang masih jauh dari keramaian dan sarana umumnya masih terbatas. Di sini masih belum ada fasilitas kesehatan atau pendidikan. Bahkan listrik di pulau ini hanya berasal dari 2 buah generator yang hanya menyala dari pukul 17:30 sampai 21:00. Tapi, di sini sudah tersedia resort berbentuk 2 bangunan rumah semi permanen untuk wisatawan yang ingin menginap di Pulau cantik ini.

Sunrise di Lanjukang [via instagram account: ahmadardis]
Sunrise di Lanjukang [via instagram account: ahmadardis]
Jangan sedih dulu dengan terbatasnya fasilitas yang ada di sini. Justru karena masih jauh dari keramaian, Pulau ini malah masih terjaga kealamiannya. Kamu bahkan nggak akan menemukan sampah plastik berserakan di pantainya. Suasana pantai yang sepi dan masih jarang pengunjung juga akan memberimu ketenangan yang sekarang sudah mulai sulit ditemukan di tempat-tempat wisata kebanyakan.

Untuk berkunjung ke tempat ini, kamu bisa berangkat dari pelabuhan Paotere di Makassar. Namun aksesnya hanya bisa melalui jalan laut dan tidak ada kapal reguler yang berangkat khusus ke pulau tersebut. Tapi, kamu masih bisa menyeberang dengan menyewa kapal-kapal kayu yang tersedia di sana. Perjalanan yang harus ditempuh dari pelabuhan Paotere ke Pulau Lanjukang kurang lebih akan memakan waktu 3 jam.

Berperahu ke Lanjukang [via instagram account: andirahadi]
Berperahu ke Lanjukang [via instagram account: andirahadi]
Nah, pulau dengan pantai eksotis ini cocok sebagai tempat gateaway bagi kamu yang sedang lelah dengan kesibukan perkotaan dan ingin menikmati ketenangan sejenak. Panorama yang cantik, suasana yang sejuk dan ketenangan yang terasa begitu nyaman akan kembali menyegarkan pikiran dan jiwamu.

Makanya, ayo deh segera rencanakan gateaway-mu ke Pulau Lanjukang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *