5 Benteng Peninggalan Belanda di Indonesia

Selama masa penjajahannya, Belanda banyak sekali membangun insfrastruktur di Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk mempermudah urusannya dalam hal perdagangan dan transportasi. Tapi selain untuk tujuan tersebut, Belanda juga harus mempertahankan keberadaannya di negara kita. Karena itulah mereka kemudian juga membangun benteng-benteng pertahanan.

Selama menjajah Indonesia, ada banyak benteng-benteng yang dibangun oleh VOC. Tujuannya mulai dari sebagai tempat pengawasan, perlindungan, perdagangan, hingga pertahanan. Nah, berikut ini beberapa benteng peninggalan Belanda yang masih bisa ditemui hingga saat ini. 5 benteng ini pun menjadi tempat bersejarah di indonesia.

5 Benteng Peninggalan Belanda di Indonesia

1. Benteng Veredeburg

Benteng Vredeburg atau yang juga dikenal dengan Fort Veredurg terletak di Yogyakarta. Letak Benteng Vredeburg ini berada di Jalan Malioboro dan berseberangan dengan Gedung Agung Yogyakarta ini dibangun pada tahun 1765. Tujuan awal pembangunannya adalah agar Belanda bisa mengawasi keraton dengan lebih ketat serta untuk kepentingan VOC sendiri.

Benteng Vredeburg [via Instagram account: hondajogjakarta]
Benteng Vredeburg [via Instagram account: hondajogjakarta]
Agar tujuannya dini tercapai, maka Belanda meminta agar diizinkan membangun banteng di dekat keraton. Alasannya adalah agar Belanda bisa menjaga keamanan keraton dan sekitarnya. Padahal jaraknya yang hanya satu jarak tembak meriam dari keraton dan lokasi yang menghadap jalan utama keraton menjadi bukti bahwa museum benteng vredeburg dimaksudkan untuk mengintimidasi.

2. Benteng Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam berlokasi di Makassar. Sesungguhnya, banteng ini adalah peninggalan dari kerajaan Gowa Tallo dan dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa. Namun saat menandatangani perjanjian Bungayya dengan Belanda, Kerajaan Gowa harus menyerahkan benteng ini kepada Belanda.

Benteng Rotterdam [via Instagram account: fanyatasya]
Benteng Rotterdam [via Instagram account: fanyatasya]
Awalnya benteng ini bernama Ujung Pandang, namun kemudian diganti menjadi benteng Fort Rotterdam. Setelah VOC berkuasa, benteng ini kemudian menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan rempah-rempah di Indonesia bagian timur.

3. Benteng Fort Speelwijk

Benteng Fort Speelwijk didirikan pada tahun 168 oleh VOC di Serang, Banteng. Pada saat itu, Banten tengah berada di bawah pimpinan Sultan Abu Nasr Abdul Kohar. Benteng ini tidak hanya digunakan untuk memperkuat VOC, tapi juga sebagai tempat perdagangan. Bahkan di dalamnya juga digunakan sebagai gudang senjata untuk menghalau perlawanan masyarakat lokal.

Benteng Fort Speelwijk [via Instagram account: Bahanapurnama]
Benteng Fort Speelwijk [via Instagram account: Bahanapurnama]
Karena dibuat bebas pajak, kapal-kapal dagang Eropa banyak singgah di sini. Lokasi benteng ini juga sangat strategis, yaitu di delta sungai yang mengarah ke daratan. Dindingnya memiliki tebal mencapai 5 meter dan panjang sisi dinding kurang lebih 80 meter.

4. Benteng Fort de Kock

Di Bukittinggi juga terdapat sebuah benteng peninggalan Belanda yaitu Fort de Kock. Benteng ini didirikan pada tahun 1825 sebagai kubu pertahanan dari gempuran rakyat Minangkabau. Pasalnya, pada masa itu Bukittinggi adalah salah satu pusat pemerintahan, pertahanan, serta tempat peristirahatan kolonial Belanda.

Benteng Fort de Kock [via Instagram account: barra_baa]
Benteng Fort de Kock [via Instagram account: barra_baa]
Di sekitar benteng kini juga masih ada meriam-meriam kuno yang berasal dari abad ke-19. Tahun 2002, benteng ini direnovasi dan berubah menjadi Taman Kota Bukittinggi dan Taman Burung Tropis. Tapi, bangunan bentengnya sendiri masih bisa terlihat sebagai bangunan dengan cat putih-hijau setinggi 20 meter.

5. Benteng Fort Vastenburg

Benteng Vastenburg dulunya dikenal dengan nama Grootmoedigheld. Didirikan pada tahun 1745, benteng ini digunakan sebagai pertahanan untuk VOC di wilayah Jawa Tengah. Letaknya dekat dengan Keraton Kasunan di pusat Surakarta agar bisa dengan lebih mudah mengawasi gerak-gerik Keraton.

Benteng Fort Vastenburg [via Instagram account: tentangsolo]
Benteng Fort Vastenburg [via Instagram account: tentangsolo]
Di era penjajahan Belanda, benteng ini menjadi tempat berlindung para pejabat. Kemudian setelah Indonesia merdeka benteng Vastenburg akhirnya berubah menjadi markas TNI untuk mempertahankan kemerdekaan.

Itulah tadi beberapa benteng peninggalan Belanda yang masih tersisa berdiri di Indonesia. Namun, selain kelima benteng tersebut, tentu masih ada banyak peninggalan lain yang menunjukkan masa pendudukan Belanda di Indonesia.

Nah, yang mana saja nih yang sudah pernah kamu kunjungi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *