Frying Pan Lake, Danau Sumber Air Panas Terbesar di Dunia, Berani Berendam?

Biasanya sumber air panas hanya memiliki ukuran sebesar kolam renang biasa, tapi di Selandia Baru terdapat danau sumber air panas yang luasnya 3,8 hektar dan menjadi sumber air panas terbesar di dunia. Ada yang berani berendam di sana?

Selandia Baru memang dikenal sebagai negara yang dipenuhi dengan gunung berapi yang masih aktif. Sumber air panas ini juga berasal dari gunung berapi yang meletus ratusan tahun yang lalu. Adalah Frying Pan Lake, sebuah danau vulkanik berisi air panas yang terbentuk dari sisa letusan Gunung Api Tarawera di tahun 1886.

frying-pan-lake

Frying Pan Lake, Selandia Baru [image source]

Dilansir Indonesia Flight dari situs New Zealand, pada tahun 1886 wilayah Rotorua, Selandia Baru mengalami gempa bumi dahsyat. Gempa tersebut memicu Gunung Tarawera meletus dan menjadi letusan terbesar yang pernah terjadi di negara tersebut. Ratusan orang meninggal dan banyak desa luluh lantak hingga hanya menyisakan danau vulkanis yang kini dikenal dengan nama Frying Pan Lake.

Frying Pan Lake atau jika diterjemahkan berarti Danau Penggorengan ini terletak di Waimangu Volcanic Rift Valley, North Island, Selandia Baru. Danau ini terdiri dari beberapa danau yang terisi oleh sumber air panas yang ada di sana. Temperatur air di dalam danau berada pada kisaran 45-55 derajat Celcius. Danau ini dikelilingi bentang alam yang indah seperti yang difoto traveler menggunakan drone di bawah ini.

frying

Frying Pan Lake dilihat dari atas [via Instagram]

Meski terlihat menggairahkan untuk digunakan berendam, nyatanya danau ini tidak ramah untuk aktivitas tersebut. Hal ini dikarenakan danau memiliki air panas yang tidak stabil, selain itu beberapa bagian danau memiliki kedalaman yang berbeda-beda, umumnya memiliki kedalaman 6 meter sebagai titik terdangkal. Bagian terdalam diketahui sedalam 20 meter.

danau panas

Danau Sumber Air Panas Terbesar di Dunia [image source]

Bagian yang unik terletak pada pemberian namanya yaitu Frying Pan Lake, usut punya usut diberi nama penggorengan karena bentuknya yang mirip seperti penggorengan raksasa jika dilihat dari ketinggian. Meski panas danau ini tetap dihuni oleh alga yang memberikan efek warna biru kehijauan pada airnya. Sekali lagi danau ini bukan untuk berendam, traveler yang datang hanya mengambil sisi molek dari danau tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *