Komposisi Warna Gua Ini Membuatnya Seperti Lukisan Abstrak

Banyak cara yang dilakukan pengelola wisata gua untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke situs yang berada di bawah tanah. Salah satunya adalah dengan “mewarnai” dinding gua agar terlihat ceria dan menarik. Seperti gua cantik di China ini misalnya, melihatnya saja membuat mata terpana. Pemandangannya tampak seperti lukisan abstrak.

Jika biasanya gua selalu identik dengan lorong-lorong bawah tanah yang pengap dan gelap maka lain halnya dengan Gua Reed Flute di Provinsi Guilin, China. Ruangan gua ini jauh dari kata pengap apalagi gelap karena apa yang disuguhkan di dalam gua membuat wisatawan tidak bisa berkata-kata. Seluruh permukaan gua terlihat seperti dicat warna-warni yang menampilkan gambaran yang luar biasa.

reed-flute-cave6

Gua Reed Flute [image source]

Gua Reed Flute adalah salah satu tempat wisata yang paling direkomendasikan untuk dikunjungi saat melancong ke China. Gua ini berada di kedalaman 240 meter di bawah permukaan tanah dan memiliki struktur langit-langit yang tinggi dengan stalaktit dan stalakmit yang terbentuk selama jutaan tahun.

Reed Flute makin spesial dengan adanya danau bawah tanah yang jernih laksana cermin raksasa yang memantulkan setiap sudut gua. Namun yang paling banyak menyita perhatian para turis yang datang adalah dinding gua yang memiliki warna beragam. Paduan dari warna merah, kuning, hijau, biru dan warna lainnya seolah menyulap bagian dalam gua menjadi sebuah kanvas berisi lukisan abstrak yang cantik.

Asal warna ini tak lain dari pencahayaan lampu. Dengan pemilihan yang tepat, pengelola Gua Reed Flute telah melakukan tugasnya dengan sangat baik dalam hal mendekorasi gua yang biasanya identik dengan suasana yang gelap. Tak pelak gua ini menjadi buruan para fotografer dan juga wisatawan dari seluruh dunia.

Reed-Flute-Cave-Guilin-China

Gua Reed Flute memiliki pencahayaan yang berwarna-warni menjadikannya sangat indah [image source]

Uniknya gua ini telah populer sejak ribuan tahun lalu. Hal ini dibuktikan dari prasasti yang ditemukan pada dinding gua dimana menunjukkan tahun 792 masehi.

Dalam prasasti tersebut tertulis bahwa Reed Flute telah menjadi primadona sejak tahun tersebut yang artinya telah terjadi sejak 1.200 tahun lalu. Untuk membuktikannya Anda bisa datang langsung ke sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *