Inilah 5 Tempat Wisata yang Paling Menyeramkan di Indonesia, Yakin Berani?

Tempat Wisata Seram di Indonesia
Tempat Wisata Seram di Indonesia

Cerita seram maupun film horor sampai sekarang masih selalu ditunggu-tunggu bagi sebagian orang. Bagi penggemar horor, mereka percaya dengan adanya keberadaan makhluk selain manusia seperti pocong, kuntilanak, genduruwo dan lainnya. Bagi mereka yang nggak kenal takut bahkan mengunjungi tempat yang konon dihuni oleh makhluk-makhluk tersebut.

Berbicara mengenai horor, biasanya dikaitkan dengan tempat seram dan sepi. Namun siapa sangka, ternyata tempat wisata yang biasanya ramai pun ada cerita mistisnya. Berikut ini 5 tempat wisata paling seram di Indonesia.

5 Tempat Wisata Seram yang Ada di Indonesia

1. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu Seram
Lawang Sewu

Lawang Sewu atau Seribu Pintu adalah Landmark bersejarah di Semarang. Lawang sewu selesai dibangun tahun 1907, tempat wisata seram yang satu ini dulunya dipakai sebagai kantor oleh penjajah Belanda. Meskipun difungsikan sebagai kantor, tapi bangunan ini mempunyai penjara jongkok dan juga penjara berdiri untuk menempatkan para tahanan pada masa itu, kedua penjara tersebut berukuran sangat kecil.

Menurut cerita mistis yang beredar, di tempat wisata di indonesia yang satu ini sering muncul suara misterius hantu Belanda, adanya aroma aneh di penjara berdiri, kesurupan di area penjara jongkok, serta suara teriakan berasal dari sumur yang ada di halaman Lawang Sewu. Bagi kamu yang nggak kenal takut, Lawang Sewu wajib dikunjungi untuk menguji keberanianmu.

2. Goa Jepang, Lembang

Goa Jepang Lembang Seram
Goa Jepang, Lembang

Satu lagi peninggalan masa lalu yang nggak kalah bikin merindingnya dengan Lawang Sewu, yaitu Goa Jepang di Lembang. Tempat wisata seram yang satu ini dibangun oleh penjajah Jepang dengan memanfaatkan tenaga romusha. Kerja paksa tersebut diyakini memakan banyak sekali korban jiwa.

Sesudah Indonesia Merdeka, Goa Jepang pun akhirnya terlantar. Dengan keadaan goa yang belum sepenuhnya dibangun, maka mulailah beredar kabar ataupun cerita yang menyeramkan di tempat tersebut seperti suara rintihan, penampakan dan lainnya. Walaupun Goa ini mempunyai banyak ventilasi udara, namun banyak orang yang ketika masuk ke gua ini selalu mengalami keluhan, seperti misalnya sesak nafas, entah itu akibat kondisi Goa yang lembab ataupun karena rasa takut yang tinggi sehingga menjadi sulit bernafas.

3. Pantai Selatan, Pulau Jawa

Sejatinya Pantai Selatan Pulau Jawa nggak kalah indahnya dengan pantai lain yang ada di Indonesia. Meskipun ombaknya terkenal kuat, namun di saat musim liburan banyak wisatawan yang berlibur ke Pantai yang satu ini. Namun beredar kepercayaan, bahwa “Jangan menggunakan baju berwarna hijau atau nanti kamu akan di ambil oleh Nyi Roro Kidul”. Hal tersebut membuat pengunjung agak takut, dan pada akhirnya mengikuti larangan tersebut ketika berkunjung ke tempat wisata seram ini.

4. Kamar 308 Hotel Samudra Beach, Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Kamar 308 Hotel Samudra Beach
Kamar 308 Hotel Samudra Beach

Mungkin inilah kamar hotel yang paling menyeramkan di Indonesia. Kamar 308 di Hotel Samudra Beach dipercaya sebagai kamar yang kerap dikunjungi oleh Nyi Roro Kidul. Kesan seram akan langsung terasa muncul begitu pintu kamar hotel dibuka.

Meskipun seram, namun banyak pengunjung yang menyewa kamar hotel di sebelah kanan atau kiri kamar 308 tersebut, tujuannya supaya mereka bisa bertemu dengan Nyi Ratu Kidul serta meminta supaya permintaannya dikabulkan. Jika kamu ingin masuk ke sana ada beberapa peraturan, seperti dilarang berbicara kasar, dan bagi wanita yang tengah datang bulan maka dilarang masuk ke kamar 308.

5. Gunung Merapi, Jawa Tengah

Bagi pecinta wisata gunung, maka Gunung Merapi Jawa Tengah merupakan salah satu gunung yang wajib kamu taklukkan. Pemandangan dari puncak Gunung Merapi sangat indah sekali sehingga sangat sayang jika dilewatkan. Nggak Cuma punya pemandangan yang indah, namun Gunung Merapi Jawa Tengah ini juga terkenal dengan cerita seramnya.

Sejumlah kejadian gaib pernah dilaporkan oleh para pendaki, yakni seperti adanya pasar yang begitu ramai serta riuh di area peristirahatan pendaki yang bernama Patsar Bubrah. Akan tetapi pada keesokan harinya setelah dilihat tidak ditemukan bekas tanda keramaian sama sekali di tempat wisata seram tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *