Liburan ke Sumatera Barat, Nggak Lengkap Tanpa Mampir ke Danau Maninjau

Kalau kamu penggemar roman legendaris Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk, kamu pasti tak asing lagi dengan Danau Maninjau.

Danau yang menjadi inspirasi Buya Hamka untuk menulis novel fenomenal ini memang benar-benar ada di Ranah Minang, tepatnya 36 kilometer dari Bukittinggi.

Danau Maninjau adalah salah satu danau terindah di Indonesia yang wajib kamu kunjungi saat liburan. Birunya air danau yang dikombinasikan dengan udara berkabut adalah panorama langka yang sungguh menakjubkan. Hanya di Danau Maninjau kamu akan kebingungan menentukan batas antara horizon langit dan permukaan danau. Bersiaplah untuk dibuat takjub selama kamu berada di sini.

Tempat wisata danau maninjau
Tempat wisata danau maninjau – Source

Liburan ke Danau Maninjau takkan lengkap jika kamu belum mengetahui legenda Danau Maninjau yang telah diceritakan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Danau yang satu ini dipercaya sebagai kawah Gunung Sitinjau yang meletus dengan kekuatan luar biasa di masa lalu. Letusan Gunung Sitinjau ini diceritakan terjadi karena sumpah dari seorang pemuda bernama Giran.

Giran yang merupakan anak dari seorang tokoh adat bernama Datuk Limbatang ini, dahulu difitnah melakukan perbuatan tak pantas dengan seorang perempuan cantik bernama Sani. Oleh kakak Sani yang membencinya, Giran difitnah hingga dituntut untuk menceburkan diri ke kawah Gunung Sitinjau.

Setelah Giran mengorbankan diri dengan melompat ke kawah bersama Sani, Gunung Sitinjau meledak. Kawah yang muncul dari ledakan inilah yang kini menjelma menjadi Danau Maninjau.

Memang, tak ada seorang pun yang mengetahui kebenaran cerita legenda ini. Namun, satu hal yang tak boleh kamu ragukan tentang Danau ini adalah fakta bahwa danau ini memanglah seindah surga.

Saat wisata di Danau Maninjau, kamu akan melihat pepohonan dengan kanopi rapat memayungi area tepian danau. Semilir angin danau bertemu dengan kabut yang bergerak menuruni bukit.

Kamu takkan berhenti berdecak kagum melihat pesona danau dengan kedalaman 495 meter ini. Angin sejuk akan membelai tengkukmu dan menyegarkan paru-paru. Suasana tenang akan membuatmu terhanyut untuk merenung dan melamun. Tapi ingat jangan sampai ketiduran di sini, ya.

Kalau sudah puas jalan-jalan ke Danau Maninjau, kamu bisa melangkahkan kakimu ke Museum Buya Hamka yang tak jauh dari lokasi danau. Museum Buya Hamka ini menyimpan koleksi barang pribadi dan foto-foto dari penulis legendaris Indonesia ini.

Puas menjelajah museum, silakan melanjutkan langkahmu ke Taman Muko-Muko yang juga berada di sekitar danau. Lokasinya tak jauh dari PLTA Maninjau.

Di taman ini, kamu bisa duduk bercengkerama dengan teman atau keluarga di antara bunga-bunga mekar. Asyik dan romantis!

Kalau sudah selesai menikmati dan mengabadikan keindahan salah satu tempat wisata di indonesia ini, jangan lupa untuk membeli buah tangan khas Minang.

Kamu bisa membeli makanan, gelang, atau aksesoris sebagai oleh-oleh. Kamu juga bisa menikmati kelezatan buah durian jatuh pohon yang menggoyang lidah di sekitar danau. Wisata ke Danau Maninjau benar-benar akan memuaskan hasrat traveling-mu. Penasaran, kan?

Lokasi Danau Maninjau

Adapun lokasi Danau Maninjau sendiri berada di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Kamu bisa memilih untuk berlibur ke Danau Maninjau melalui jalur dari Kota Padang, atau melalui Bukittinggi. Kalau memilih jalur Bukittinggi, kamu akan melewati Kelok 44. Kelok 44 merupakan jalur berkelok-kelok yang dikepung oleh hamparan perbukitan dan sawah yang hijau.

Untuk memasuki kawasan wisata Danau Maninjau, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli tiket masuk.

Kalau kata Presiden RI pertama Ir. Soekarno, “Jika makan arai Pinang, makanlah dengan sirih yang hijau, jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau”. Jadi kamu wajib untuk mengunjungi sepucuk surga ini jika berkunjung ke Sumatera Barat.

Ayo, siapkan perbekalan dan tiket pesawat untuk terbang ke Sumatera Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *